You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.

Sistem Informasi Kalurahan Hargomulyo

Kap. Kokap, Kab. Kulon Progo, Prov. DI Yogyakarta
Info

Peringati Hari Sumpah Pemuda Tahun 2021, Karang Taruna Kokap Adakan Lomba Budaya


Peringati Hari Sumpah Pemuda Tahun 2021, Karang Taruna Kokap Adakan Lomba Budaya

“Pemuda zaman dulu rela mati demi merebut kemerdekaan, pemuda jaman now rela mati demi pacarnya…”. ini petikan sebuah puisi yang dibacakan oleh peserta lomba Karang Taruna Kapanewon Kokap yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda tahun 2021, bertempat di Pendopo Kapanewon Kokap, Kamis, 28/10/2021.

Lomba Karang Taruna mengambil tema “Pemuda Siap Menjadi Pewaris Budaya Bangsa”, mengandung maksud bahwa budaya bangsa Indonesia merupakan warisan nenek moyang yang perlu dilestarikan. Diantara usaha melestarikannya yaitu menggunakan bahasa Jawa dengan baik dan benar. Karang Taruna Kapanewon Kokap, mengadakan lomba pidato pasrah manten dengan bahasa Jawa Gaya Yogyakarta, Lomba paduan suara Mars Karang Taruna dan lomba baca puisi yang di ikuti oleh pemuda pemudi dari lima Karang Taruna Kalurahan Se Kapanewon Kokap.
Panewu Kokap Yulianta Nugraha, S.IP., M.Si menegaskan bahwa lomba Karang Taruna dimasa pandemi covid-19 dapat dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan. Pemerintah kapanewon tetap memberi ruang gerak bagi generasi muda untuk berkreasi dan berekspresi. “Silakan lomba dilaksanakan dengan memakai prokes, jangan sampai ada dampak yang negatif dari even ini, saya mengapresiasi kepada Karang Taruna Kapanewon sudah berinisiatif mengadakan lomba terutama berkaitan dengan kebudayaan”, tuturnya.
Sementara itu tim yuri dari Dinas Kebudayaan DIY, Edy Jatmiko, S.Sn, memberikan pembinaan disela-sela pelaksanaan lomba bahwa berbicara dengan bahasa Jawa itu sebenarnya sulit dan penuh dengan kaidah-kaidah, di zaman sekarang sudah mulai langka, jadi sangat luar biasa bagi Karang Taruna Kokap yang mengadakan lomba pidato pasrah manten menggunakan bahasa Jawa. “Ini sesuatu yang langka terjadi bagi para pemuda yang mau berpidato pasrah manten, biasanya dilakukan orang tua. Menggunakan busana Jawa juga hendaknya dipakai dengan benar, karena pakaian adat ada ketentuan yang khusus”, pesannya.
Dalam kesempatan terpisah Kepala Jawatan Sosial Kapanewon Kokap Rudiatin, S.Pd., M.Pd mengungkapkan untuk menindaklanjuti kegiatan seperti ini dari kapanewon akan menjalin kerjasama dengan Universitas Negeri Yoyakarta (UNY) untuk mengadakan pembinaan Sastra dan Budaya. “Rencana kedepan kita akan adakan Bengkel-bengkel Sastra dan Budaya bekerja sama dengan UNY, semacam Rumah Budaya atau Sanggar Seni” tuturnya.
Ketua Karang Taruna Kapanewon Kokap, Burhanudin menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai kesempatan para pemuda untuk belajar menggali potensi yang dimiliki. Semangat belajar yang dikedepankan, bukan tujuan jangka pendek meraih juara saja. “Ternyata ketika ada ruang untuk belajar diantaranya dengan mengadakan lomba, rekan-rekan anggota Karang Taruna sangat antusias, kegiatan seperti saat ini perlu dukungan semua pihak baik dalam dukungan pendanaan ataupun pembinaan pada genersai muda”, timpuhnya.
Adapun hasil kejuaran adalah Pasrah Manten Juara satu Novanda Avito, Juara dua Dhani Yususf Ramadhani, Juara tiga Alma Nur Infantria, Mars Karang Taruna juara satu Karang Taruna “Kusuma Sakti” Hargomulyo, juara dua Karang Taruna “Bima” Hargowilis dan juara tiga dari Karang Taruna “Mekar“ Hargorejo (sky).

Bagikan artikel ini: